Tampilkan postingan dengan label PENGURUTAN DATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENGURUTAN DATA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Juli 2014

Pengurutan Rekaman


  • Pengurutan data merupakan komponen dasar struktur data
                Misal  : Pencarian biner, Pencarian interpolasi
  • Pengurutan data juga dimanfaatkan untuk mengeliminasi rekaman-rekaman yang ganda.
  • Pengurutan rekaman yang akan di bahas :
1. Pengurutan gelembung
  • Diberi nama “Bubble” karena proses pengurutan secara berangsur-angsur bergerak/berpindah ke posisinya yang tepat.
  • Salah satu karakter dari pengurutan ini adalah bahwa pengurutan gelembung ini sangat mudah untuk dipahami dan diprogramkan.
  • Pengurutan data Bubble Sort dilakukan dengan cara membandingkan elemen sekarang dengan elemen berikutnya
  • Ketika satu proses telah selesai, maka bubble sort akan mengulangi proses, demikian seterusnya sampai dengan iterasi sebanyak n-1.
Pengurutan Ascending (urut naik)
Yaitu: Jika elemen sekarang lebih besar dari elemen berikutnya maka kedua elemen tersebut ditukar
Pengurutan Descending ( urut turun)
Yaitu: Jika elemen sekarang lebih kecil dari elemen berikutnya, maka kedua elemen tersebut ditukar

Rabu, 30 April 2014

PENGURUTAN DATA


Pengurutan data adalah proses yang dilakukan terhadap himpunan data, disusun sedemikian rupa sehingga diperoleh data baru berurut. Pada umumnya ada dua macam pengurutan, yaitu (1) pengurutan secara ascending (urut naik) dan (2) pengurutan secara descending (urut turun). Proses pengurutan seluruh data berada dalam memori disebut internal sorting. Sedangkan bila data tidak berada di dalam memori disebut external sorting.

Masalah utama dalam pengurutan adalah bagaimana mendapatkan metode terbaik yang akan memberikan jumlah operasi pemindahan data paling minimum. Kedua operasi tersebut akan mempengaruhi algoritma pengurutan data. Umumnya kompleksitas algoritma biasa dilihat dari waktu (time complexcity) atau ruang (space complexcity).

Algoritma pengurutan data yang akan diuraikan dan dilakukan dalam praktikum struktur data ini hanya mencangkup tiga metode pengurutan data, yaitu :  (1) insert sort (pengurutan penyisipan), (2) selection sort (pengurutan pemilihan), dan (3) bubble sort (pengurutan gelembung). Berikut ini merupakan penjelasannya.


1.      Insert Sort (Pengurutan Penyisipan)
Metode ini dilakukan dengan cara menyisipkan elemen larik pada posisi yang tepat. Prinsip kerja metode ini membagi dua data sedemikian rupa sehingga pada bagian pertama menampung data yang sudah terurut dan bagian kedua menampung data yang belum terurut. Selanjutnya diambil satu data dari bagian yang belum terurut dan dilakukan penyisipan ke bagian yang sudah terurut.
Procedure insertionsort (var A : tabel; N : integer);
{IS             : Tabel A terdefinisi dengan N adalah banyaknya data}
{FS            : Tabel A yang terurut membesar}
Var
      pass, i : integer; {counter}
      temp : integer; {variabel untuk nilai sementara}
Begin
      for pass := 2 to N do
      begin
                  temp := A[pass];
                  i := pass-1;
                  while ((temp < A[i]) and (I > 1) do
                  begin
                              A[i+1] := A[i];
                              i := i-1;
                  end;
                  if (temp < A[i]) then
                  begin
                              A[i+1] := A[i];
                              i := i-1;
                  end;
                  A[i+1] := temp;
                  End;
      End;
Domo-kun Staring